Anthropic Hentikan Akses Fable 5 Secara Global Tiga Hari Setelah Rilis, Ini Alasannya
Anthropic secara mengejutkan menutup akses global terhadap model kecerdasan buatan terbaru mereka, Claude Fable 5 dan Mythos 5, hanya tiga hari setelah keduanya diperkenalkan kepada publik. Keputusan tersebut dilakukan setelah perusahaan menerima instruksi dari pemerintah Amerika Serikat untuk membatasi akses model AI tersebut bagi seluruh pengguna berkewarganegaraan asing.
Kebijakan ini berlaku tidak hanya untuk pengguna yang berada di luar wilayah Amerika Serikat, tetapi juga warga negara asing yang berada di dalam negeri tersebut. Bahkan, sejumlah karyawan Anthropic yang tidak memiliki kewarganegaraan AS juga ikut terdampak oleh pembatasan tersebut.
Meski Fable 5 dan Mythos 5 tidak lagi tersedia untuk kelompok pengguna tertentu, layanan AI lain milik Anthropic, termasuk chatbot Claude versi reguler, tetap dapat digunakan secara normal baik oleh pengguna gratis maupun pelanggan berbayar.
baca juga”iOS 27 Hadirkan Dua Fitur Baru untuk Pelanggan iCloud+“
Dugaan Risiko Keamanan Siber Jadi Alasan Pemerintah AS Membatasi Fable 5
Pemerintah Amerika Serikat belum memberikan penjelasan rinci mengenai alasan keamanan nasional di balik perintah pembatasan akses tersebut. Namun, Anthropic menduga keputusan itu berkaitan dengan laporan mengenai kemungkinan metode jailbreak yang dapat digunakan untuk melewati sistem pengamanan Fable 5.
Jailbreak dalam konteks AI merupakan upaya untuk memanipulasi model agar mengabaikan batasan keamanan dan memberikan respons yang seharusnya dibatasi. Risiko ini menjadi perhatian besar, terutama pada model AI yang memiliki kemampuan tinggi dalam bidang pemrograman dan keamanan siber.
Anthropic menegaskan bahwa tidak ada sistem AI yang benar-benar kebal terhadap teknik jailbreak. Oleh karena itu, perusahaan telah menerapkan beberapa lapisan pengamanan serta melakukan pemantauan berkelanjutan untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan.
Perusahaan yang berbasis di San Francisco, California, tersebut juga mengungkap bahwa sebagian pengguna sebelumnya mengeluhkan sistem keamanan Fable 5 karena dinilai terlalu ketat. Namun, menurut Anthropic, pembatasan tersebut diperlukan untuk mengurangi kemungkinan model AI digunakan dalam aktivitas siber berbahaya.
Anthropic Nilai Penarikan Fable 5 Bisa Menghambat Inovasi AI
Meskipun mematuhi instruksi pemerintah, Anthropic secara terbuka menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap keputusan tersebut. Perusahaan menyebut informasi yang diterima hanya berupa laporan lisan mengenai satu dugaan kasus jailbreak terbatas dari sumber yang tidak diungkapkan.
Menurut Anthropic, adanya potensi celah keamanan seharusnya tidak otomatis menjadi alasan untuk menarik sebuah model AI dari akses publik. Langkah tersebut dikhawatirkan dapat memperlambat pengembangan dan peluncuran teknologi kecerdasan buatan generasi berikutnya.
Perusahaan berjanji akan memberikan penjelasan yang lebih lengkap mengenai situasi tersebut dalam waktu 24 jam setelah pengumuman pembatasan akses dilakukan.
Mengenal Claude Fable 5, Model AI dengan Kemampuan Setara Kelas Mythos
Claude Fable 5 pertama kali diluncurkan pada 9 Juni 2026 sebagai model AI publik yang membawa sebagian kemampuan dari keluarga Mythos. Sebelumnya, teknologi kelas Mythos hanya tersedia secara terbatas melalui Project Glasswing, sebuah program kerja sama yang melibatkan tim keamanan siber dan operator infrastruktur penting.
Fable 5 dirancang agar pengguna umum dapat merasakan kemampuan AI tingkat tinggi dengan sejumlah pembatasan keamanan tambahan. Sistem tersebut bertujuan mencegah penyalahgunaan dalam bidang sensitif seperti keamanan siber, biologi, kimia, dan pengembangan model AI.
Menurut Anthropic, Fable 5 memiliki peningkatan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk rekayasa perangkat lunak, pekerjaan berbasis pengetahuan, analisis visual, serta penelitian ilmiah.
Model ini mencatat skor 80,3 persen pada pengujian SWE-Bench Pro, lebih tinggi dibandingkan Claude Opus 4.8 yang memperoleh 69,2 persen serta GPT-5.5 yang mencatat 58,6 persen.
Selain itu, Fable 5 diklaim sebagai model AI pertama yang berhasil mencapai skor 90 persen pada benchmark analitik Hex. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan AI dalam menyelesaikan tugas kompleks yang membutuhkan pemahaman dan penalaran tingkat tinggi.
Mengapa Mythos Sebelumnya Tidak Dirilis untuk Publik?
Sebelum menghadirkan Fable 5, Anthropic lebih dulu memperkenalkan Mythos kepada kelompok pengguna terbatas karena kekhawatiran mengenai potensi penyalahgunaan teknologi tersebut.
Model AI kelas Mythos disebut memiliki kemampuan yang sangat kuat dalam menganalisis dan menemukan kelemahan pada sistem digital. Kemampuan tersebut berpotensi bermanfaat bagi peneliti keamanan siber, tetapi juga dapat disalahgunakan apabila jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Untuk mengurangi risiko tersebut, Anthropic merancang Fable 5 dengan mekanisme pengamanan tambahan. Permintaan yang berkaitan dengan eksploitasi keamanan, zat berbahaya, maupun topik sensitif lainnya akan dialihkan ke model Claude Opus 4.8 yang memiliki aturan keamanan lebih ketat.
Masa Depan Fable 5 Masih Menunggu Keputusan Pemerintah dan Anthropic
Penutupan akses Fable 5 hanya beberapa hari setelah peluncurannya menjadi salah satu kasus paling menarik dalam perkembangan industri AI modern. Peristiwa ini memperlihatkan meningkatnya perhatian pemerintah terhadap model AI yang memiliki kemampuan sangat maju, terutama dalam bidang keamanan siber.
Di sisi lain, keputusan tersebut juga memunculkan perdebatan mengenai keseimbangan antara inovasi teknologi dan pengendalian risiko. Perusahaan AI harus memastikan produknya aman digunakan, sementara regulator berupaya mencegah teknologi canggih dimanfaatkan untuk tujuan yang merugikan.
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan akses Claude Fable 5 dan Mythos 5 akan kembali dibuka secara luas. Anthropic masih menunggu perkembangan lebih lanjut sambil terus berdiskusi dengan pihak pemerintah terkait langkah pengamanan yang diperlukan.
baca juga”Claude Opus 4.8 Hadir: AI yang Berani Berkata Tidak Tahu“