Apple dan Intel Bakal Produksi Chip di Amerika Serikat

Trump Klaim Apple dan Intel Akan Produksi Chip di Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu perhatian industri teknologi global setelah mengklaim bahwa Apple dan Intel telah mencapai kesepakatan untuk merancang serta memproduksi chip semikonduktor di Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui platform media sosial Truth Social dan langsung menjadi sorotan karena kedua perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi.

Menurut Trump, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan kekuatan manufaktur semikonduktor ke dalam negeri. Ia menilai selama bertahun-tahun Amerika Serikat kehilangan banyak kapasitas produksi chip karena industri tersebut berpindah ke negara lain, terutama kawasan Asia.

Dalam unggahannya, Trump juga mengkritik kebijakan pemerintahan sebelumnya yang dianggap gagal mempertahankan dominasi AS dalam industri semikonduktor.

“Presiden-presiden bodoh mengabaikan ekonomi kita begitu saja dan membiarkan Taiwan serta negara-negara lain mengambil pabrik semikonduktor kita,” tulis Trump seperti dikutip dari Engadget pada 21 Juni 2026.

Meski demikian, hingga saat ini Apple dan Intel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kebenaran kesepakatan yang diklaim oleh Trump tersebut.

baca juga”INDODAX Berkolaborasi dengan IAS Hospitality untuk Member

Laporan Sebelumnya Mengungkap Rencana Kerja Sama Apple dan Intel

Sebelum pernyataan Trump muncul, laporan dari The Wall Street Journal pada Mei 2026 telah mengungkap adanya pembicaraan strategis antara Apple dan Intel. Dalam laporan itu disebutkan Intel berpotensi memproduksi sebagian chip untuk perangkat Apple menggunakan fasilitas manufakturnya di Amerika Serikat.

Kesepakatan tersebut disebut mendapat dorongan kuat dari Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick. Ia dilaporkan melakukan berbagai pendekatan kepada jajaran eksekutif Apple sepanjang 2025 agar perusahaan tersebut kembali menjalin kerja sama dengan Intel.

Langkah ini menjadi menarik karena hubungan kedua perusahaan sempat berubah setelah Apple meninggalkan prosesor Intel dan beralih ke Apple Silicon. Sebagian besar chip Apple saat ini diproduksi oleh perusahaan semikonduktor Taiwan, TSMC, yang menjadi mitra utama dalam proses manufaktur chip berteknologi canggih.

Apple Uji Teknologi Manufaktur Intel untuk Chip Generasi Mendatang

Analis industri teknologi Ming-Chi Kuo mengungkapkan bahwa Apple telah memulai pengujian System on a Chip (SoC) yang menggunakan teknologi proses manufaktur 18A-P milik Intel. Pengujian ini menjadi sinyal bahwa hubungan bisnis antara Apple dan Intel berpotensi memasuki babak baru.

Menurut prediksi Kuo, Intel akan melakukan tahap uji produksi chip Apple sepanjang tahun ini. Apabila proses tersebut berjalan sesuai rencana, produksi massal dan pengiriman chip kemungkinan dimulai pada tahun berikutnya.

Produksi tersebut dikabarkan akan memanfaatkan fasilitas Intel yang berada di Oregon, Arizona, dan Ohio. Namun, peran TSMC diperkirakan tetap sangat besar karena sebagian besar kebutuhan produksi chip Apple masih akan bergantung pada perusahaan asal Taiwan tersebut.

Pemerintah AS Perkuat Strategi Industri Chip Lewat Dukungan kepada Intel

Trump juga menyampaikan bahwa pemerintah Amerika Serikat berperan aktif dalam mendorong kerja sama antara Apple dan Intel. Ia bahkan mengindikasikan adanya skema dukungan yang memberikan pemerintah kepemilikan sekitar 10 persen saham Intel sebagai bagian dari bantuan yang diberikan.

Pernyataan tersebut sejalan dengan strategi pemerintah AS yang sebelumnya meningkatkan investasi di sektor semikonduktor melalui berbagai program dukungan industri, termasuk pendanaan yang berasal dari CHIPS Act dan program Secure Enclave.

Dukungan besar terhadap Intel menunjukkan semakin kuatnya upaya AS untuk mengurangi ketergantungan terhadap rantai pasok chip dari luar negeri. Persaingan teknologi global, terutama dalam pengembangan kecerdasan buatan, perangkat mobile, dan komputasi canggih, membuat penguasaan industri semikonduktor menjadi salah satu prioritas strategis bagi banyak negara.

Ke depan, kepastian kerja sama antara Apple dan Intel masih menunggu konfirmasi resmi dari kedua perusahaan. Namun, apabila rencana tersebut terealisasi, langkah ini dapat menjadi perubahan penting dalam peta industri semikonduktor dunia dan memperkuat kembali posisi Amerika Serikat sebagai pusat produksi teknologi tinggi.

baca juga”Waspada, Celah Keamanan Ini Incar iPhone dan Apple Watch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *