Cara Matikan Fitur AI Google dan Kembalikan Search Lama

google

Cara Menonaktifkan AI Overviews di Google dan Mengembalikan Tampilan Search Klasik
Pengguna Bisa Hilangkan Ringkasan AI Google dengan Trik Pencarian Sederhana

Fitur AI Overviews milik Google mulai menjadi bagian utama dalam hasil pencarian modern. Teknologi ini menampilkan ringkasan jawaban berbasis kecerdasan buatan di bagian atas halaman pencarian agar pengguna bisa memperoleh informasi lebih cepat tanpa harus membuka banyak situs.

Meski dianggap membantu sebagian pengguna, fitur tersebut juga memunculkan kritik. Banyak pengguna internet mengaku lebih nyaman menggunakan tampilan pencarian klasik yang hanya menampilkan daftar tautan situs web tanpa ringkasan AI.

Sebagian pengguna juga mempertanyakan akurasi jawaban AI karena beberapa ringkasan dinilai terlalu singkat, kurang lengkap, atau berpotensi menampilkan informasi yang tidak tepat. Selain itu, muncul kekhawatiran bahwa fitur AI dapat mengurangi kunjungan ke situs berita dan sumber informasi asli.

Baca Juga “Artificial Intelligence (AI) dan Masa Depan Generasi Muda

Google sendiri belum menyediakan tombol resmi untuk mematikan AI Overviews secara permanen. Perusahaan menyebut fitur tersebut telah menjadi bagian dari evolusi layanan pencarian mereka, seperti halnya Featured Snippets dan panel informasi yang sudah digunakan selama bertahun-tahun.

Namun, sejumlah pengguna menemukan beberapa cara alternatif untuk menghilangkan tampilan AI dan mengembalikan pengalaman pencarian seperti versi lama Google. Salah satu metode yang paling sederhana adalah menggunakan operator pencarian khusus.

Dilansir dari laporan 9to5Google pada 23 Mei 2026, pengguna cukup menambahkan kode “-ai” di bagian akhir kata kunci pencarian untuk menghilangkan ringkasan AI secara otomatis.

Sebagai contoh, jika pengguna ingin mencari informasi resep makanan tanpa AI Overviews, mereka cukup mengetik “resep rendang sapi -ai” di kolom pencarian Google. Setelah pencarian dilakukan, hasil yang muncul akan kembali berupa daftar tautan situs web tanpa panel ringkasan AI.

Trik tersebut bekerja menggunakan sistem operator pencarian lama milik Google. Dalam sistem pencarian Google, tanda minus (-) digunakan untuk mengecualikan kata tertentu dari hasil pencarian.

Ketika pengguna menambahkan “-ai”, sistem Google akan mengurangi atau menghindari elemen pencarian yang berkaitan dengan AI. Hasilnya, tampilan pencarian menjadi lebih mirip Google versi klasik yang berisi tautan langsung dari berbagai situs.

Cara ini dapat digunakan baik di komputer maupun perangkat mobile tanpa perlu mengubah pengaturan akun atau memasang aplikasi tambahan. Pengguna juga tidak perlu login ke akun tertentu untuk memanfaatkan fitur tersebut.

Selain menggunakan operator “-ai”, pengguna juga bisa memanfaatkan filter “Web” yang tersedia di halaman pencarian Google. Setelah melakukan pencarian, pengguna dapat memilih menu “Web” untuk menampilkan hasil berupa tautan situs web tanpa panel AI.

Menu tersebut biasanya berada di bagian atas halaman pencarian bersama tab “Semua”, “Gambar”, dan “Berita”. Pada beberapa perangkat, opsi “Web” berada di dalam menu tambahan atau tombol “Lainnya”.

Metode lain yang mulai banyak digunakan adalah menambahkan kode “&udm=14” pada alamat URL pencarian Google. Kode tersebut memungkinkan hasil pencarian langsung diarahkan ke tampilan web klasik tanpa elemen AI.

Beberapa pengguna bahkan membuat mesin pencarian kustom di browser agar kode tersebut otomatis aktif setiap kali melakukan pencarian. Cara ini dinilai lebih praktis bagi pengguna yang ingin konsisten menggunakan tampilan Google lama.

Perdebatan mengenai AI Overviews terus berkembang sejak fitur tersebut diluncurkan secara global. Sebagian pengguna merasa fitur AI membantu menghemat waktu karena informasi dapat diperoleh lebih cepat tanpa harus membuka banyak halaman.

Namun, kelompok lain menilai ringkasan AI justru membuat pengguna kehilangan konteks informasi dari sumber asli. Beberapa penerbit berita dan kreator konten juga mengkhawatirkan penurunan trafik akibat pengguna merasa cukup membaca ringkasan AI di halaman pencarian.

Google menegaskan perusahaan tetap mendukung akses menuju sumber informasi asli melalui tautan yang tersedia di hasil pencarian. Meski demikian, perusahaan juga terus memperluas integrasi AI dalam layanan Search sebagai bagian dari transformasi teknologi pencarian modern.

Perkembangan tersebut menunjukkan perubahan besar dalam cara masyarakat mengakses informasi digital. Mesin pencari yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai penghubung menuju situs web kini mulai berubah menjadi sistem AI yang mampu memberikan jawaban langsung.

Meski teknologi AI terus berkembang, keberadaan opsi tampilan klasik tetap dianggap penting bagi sebagian pengguna internet. Banyak pengguna masih memilih mencari dan membaca informasi langsung dari sumber asli untuk mendapatkan konteks yang lebih lengkap dan mendalam.

Dengan adanya trik operator “-ai” dan filter pencarian web, pengguna kini tetap memiliki alternatif untuk menyesuaikan pengalaman pencarian sesuai kebutuhan mereka. Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa di tengah perkembangan AI, fleksibilitas penggunaan mesin pencari masih menjadi hal penting bagi pengguna internet global.

Baca Juga “Bukan Cuma AI, Jaringan Internet Pintar Kini Jadi Senjata Baru Pelaku Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *