Palangka Raya Perkuat Pemanfaatan AI untuk Dorong Ekonomi Digital Masyarakat
Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mendukung pengembangan ekonomi digital masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan literasi digital dan pemasaran berbasis teknologi bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di berbagai wilayah kota.
Baca Juga “Arab Saudi Uji Coba Bus Tanpa Sopir di Masjid Quba, Angkut Jamaah dengan Teknologi AI“
Program ini dijalankan oleh Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya sebagai bagian dari strategi memperkuat kemampuan masyarakat menghadapi transformasi digital yang semakin cepat.
Pelatihan AI Difokuskan untuk Penguatan UMKM dan Literasi Digital
Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah, mengatakan pemanfaatan AI kini menjadi kebutuhan penting dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi, komunikasi, dan pelayanan publik.
Menurutnya, teknologi AI dapat membantu masyarakat dan pelaku usaha meningkatkan efektivitas promosi, mempercepat penyebaran informasi, serta memperluas jangkauan pemasaran secara digital.
“Salah satunya kami lakukan melalui pelatihan pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence bagi Kelompok Informasi Masyarakat se-Kota Palangka Raya,” ujar Saipullah.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan AI dapat membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM dalam membuat konten promosi digital, membaca tren pasar, hingga meningkatkan penjualan melalui media sosial dan platform online.
Di tengah pertumbuhan ekonomi digital, kemampuan memanfaatkan teknologi dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat.
Selain mendukung sektor usaha, AI juga dinilai memiliki peran penting dalam penyebaran informasi publik yang lebih kreatif dan menarik. Teknologi tersebut dapat membantu masyarakat menyampaikan informasi secara cepat dan lebih mudah dipahami.
Namun, Saipullah mengingatkan bahwa penggunaan AI harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, edukasi mengenai etika digital perlu diperkuat agar teknologi tidak disalahgunakan.
“Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memperkuat edukasi digital sehingga AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi masyarakat,” katanya.
KIM Didorong Menjadi Pelaku Digital yang Kreatif dan Adaptif
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Kota Palangka Raya, Hendra Surya, menambahkan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut masyarakat untuk lebih adaptif terhadap berbagai inovasi baru.
Menurutnya, anggota Kelompok Informasi Masyarakat memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memberikan edukasi digital kepada masyarakat.
Karena itu, pelatihan AI dan pemasaran digital diberikan agar anggota KIM mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, khususnya dalam mendukung promosi usaha dan penyebaran informasi publik.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong anggota KIM agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara positif dan produktif,” ujar Hendra Surya.
Ia menjelaskan bahwa AI kini telah digunakan dalam berbagai sektor, mulai dari promosi UMKM, pengembangan konten digital, hingga pelayanan informasi publik. Kondisi tersebut membuat keterampilan digital menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat modern.
Pelatihan ini juga diarahkan untuk membantu anggota KIM menghasilkan konten yang lebih kreatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat digital saat ini.
Selain kemampuan teknis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya verifikasi informasi dan penggunaan teknologi secara etis. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi palsu atau penyalahgunaan teknologi digital.
Pemanfaatan AI Dinilai Penting untuk Masa Depan Ekonomi Daerah
Pemerintah Kota Palangka Raya menilai penguatan kemampuan digital masyarakat akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dalam jangka panjang.
Perkembangan teknologi AI membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar tanpa harus bergantung pada metode pemasaran konvensional. Dengan dukungan teknologi digital, UMKM dapat menjangkau konsumen lebih luas secara lebih efisien.
Di sisi lain, peningkatan kemampuan digital masyarakat juga dinilai mampu menciptakan peluang kerja baru di sektor ekonomi kreatif dan teknologi informasi.
Hendra Surya berharap seluruh anggota KIM dapat terus berkembang menjadi komunitas digital yang modern, inovatif, dan mampu membantu masyarakat memahami perkembangan teknologi secara positif.
“Kami berharap anggota KIM tidak hanya menjadi penyebar informasi, tetapi juga menjadi pelaku digital yang kreatif dan inovatif,” katanya.
Ke depan, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen terus memperluas pelatihan dan edukasi digital agar masyarakat semakin siap menghadapi perkembangan teknologi berbasis AI.
Transformasi digital dinilai tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat ekonomi lokal, dan menciptakan inovasi yang bermanfaat secara berkelanjutan.
Baca Juga “Warga Cikoko Diajak Melek AI! Pelajar dan UMKM Belajar Manfaatkan Teknologi untuk Masa Depan“